Bacalahteks berikut ini dengan cermat! Di sebuah hutan terdapat seekor anjing yang sedang mengejar kelinci. Kelinci tersebut dengan cekatan bersembunyi di dalam semak-semak. Setelah lelah mencari keberadaan dari kelinci tersebut kesana kemari, akhirnya sang anjing pun menyerah. Kejadian tersebut ternyata disaksikan oleh si Kancil dari kejauhan. A Pengertian Teks Cerita Pendek. Cerita pendek atau yang lebih dikenal dengan cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa, dan pengalaman. Tokoh dalam cerpen tidak mengalami perubahan nasib (Depdiknas, 2014:6). Cerita pendek, sesuai dengan namanya Berikutini rangkman tentang jenis-jenis tokoh dalam cerita fiksi beserta penjelasannya yang perlu diketahui, seperti dilansir dari laman balaibahasajateng.kemdikbud.go.id, Selasa (25/1/2022). Berita video lukisan bintang Timnas Thailand di Liga Jepang dengan gaya manga tema sepak bola ternama, Captain Tsubasa. 12Jenis- Jenis Karakter Tokoh dalam Cerita. Dalam sebuah novel, cerita pendek atau cerpen, cerita bersambung atau cerbung, drama, dan karya sastra lain tentu kita mengenal karakter tokoh. Tapi kita kadang belum memahami kira-kira apa jenis-jenis karakter tokoh yang ada di dalam cerita tersebut. Oleh sebab itu, sebagai penulis tentu saja Anda SiapaTokoh Dan Bagaimana Watak Tokoh Yang Ada Pada Cerita from kelasbelajarera.blogspot.com. Penokohan dan unsur lain dalam cerita. Antagonis menjadi salah satu tokoh yang menimbulkan konflik dalam cerita. Sebuah cerita pasti memiliki tokoh, entah itu tokoh yang berwujud manusia maupun binatang (cerita fabel). Source: sebutkanitu.blogspot.com Siapatokoh utama pada cerita pendek Antara bulan dan bintang - 50481616 edobagussaputra9 edobagussaputra9 Sekolah Menengah Pertama terjawab Siapa tokoh utama pada cerita pendek Antara bulan dan bintang 1 Lihat jawaban Iklan Iklan edobagussaputra9 menunggu jawabanmu. Bantu jawab dan dapatkan poin. Mungkinkah banyak yang sedang membutuhkan jawaban atas pertanyaan: 1. Siapa tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita tersebut?Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita ters, betul sekali sobat berada di situs yang akurat.Di halaman ini ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan itu. Silakan baca lebih lanjut. vLjJ. Bulan. Objek paling terang sekaligus paling besar yang tampak di langit malam. Tapi wajah Bulan juga senantiasa berubah, dan secara berkala menghilang dari langit malam. Bulan. 17 Juli 2019. Kredit Avivah Yamani/langitselatan Bulan memang penerang di langit malam. Tapi Bulan juga punya banyak cerita dalam berbagai kebudayaan. Ada banyak mitos dan cerita rakyat yang dibangun berdasarkan keyakinan masyarakat tentang pengaruh Bulan pada kehidupan manusia. Bulan juga diyakini memiliki kehidupan lain. Dalam cerita rakyat Jawa Barat, Bulan dihuni oleh Nini Anteh dan kucingnya. Dari cerita rakyat di China, ada Chang’e dan kelincinya, Yutu yang hidup di Bulan. Dari Jepang ada kisah Kaguya, sang putri dari Bulan. Di Selandia Baru ada kisah Rona, gadis Maori yang ditarik ke Bulan. Dalam budaya Yunani ada dewi Bulan, Selene dan bagi bangsa Romawi, sang dewi Bulan dikenal sebagai Dewi Luna. Keberadaan benda langit memang seringkali diasosiasikan dengan banyak hal. Jadi tak heran jika cerita tentang Bulan ada dalam cerita rakyat berbagai kebudayaan. Apalagi pergerakan Bulan di langit juga digunakan sebagai penentu waktu, dalam hal ini kalender Bulan untuk penentuan hari-hari keagamaan. Yang paling kita kenal di Indonesia adalah kalender Hijriyah. Tapi, seperti apakah Bulan yang sebenarnya? Pengiring Bumi Bulan adalah objek paling dekat dengan Bumi. Jaraknya hanya km. Meskipun terang, Bulan tidak memancarkan cahaya. Sinar Bulan yang menerangi malam merupakan cahaya Matahari yang dipantulkan permukaan Bulan ke Bumi. Bulan juga bukan planet. Ia adalah pengiring Bumi. Jadi, planet biasanya memiliki benda-benda kecil yang mengiringinya yang disebut satelit. Di Tata Surya, hanya Merkurius dan Venus yang tidak punya satelit. Bumi punya satu satelit alam yakni Bulan. Sebagai pengiring, Bulan mengelilingi Bumi, dan bersama Bumi, keduanya mengitari Matahari. Bulan yang diameternya km membutuhkan waktu 27,3 hari untuk mengelilingi Bumi dan berputar pada porosnya. Karena itu, kita hanya bisa melihat sisi yang sama dari wajah Bulan, atau dengan kata lain, Bulan terkunci secara gravitasi oleh Bumi. Ilustrasi pembentukan Bulan. Kredit Wikimedia Bulan terbentuk 4,45 miliar tahun lalu tak lama setelah Bumi terbentuk. Bulan terbentuk dari puing-puing tabrakan benda sebesar Mars dengan Bumi muda. Tabrakan tersebut terjadi tak lama setelah Bumi terbentuk. Puing-puing hasil tabrakan kemudian menjadi cincin yang mengelilingi Bumi dan bergabung membentuk Bulan yang massanya 7,35 ×1022 kg atau 735 miliar triliun. Massa Bulan memang jauh lebih kecil dibanding Bumi. Karena itu gravitasinya juga jauh lebih kecil, hanya 1,6 meter/detik2. Padang Gurun Raksasa Menjadi objek terdekat dari Bumi, Bulan tentunya menjadi target pertama terkait keingintahuan manusia. Mungkinkah ada kehidupan di Bulan? Bisakah manusia hidup di Bulan? Jawabannya. Tidak ada kehidupan di Bulan. Satelit Bumi ini adalah bola batuan dingin, kering, tanpa kehidupan, dan diselimuti gas tipis. Tidak ada udara untuk bernafas dan air hanya ada di daerah kutub dalam jumlah yang sedikit. Permukaan Bulan memang seperti gurun raksasa yang kering. Jika suatu hari kelak kita bisa mengunjungi Bulan seperti para astronaut dalam misi Apollo, maka kita akan menemukan temperatur ekstrim di permukaan Bulan. Saat siang hari di Bulan, temperaturnya bisa sangat panas sampai 127º C dan saat malam hari justru luar biasa dingin yakni 173º C. Di kutub utara dan selatan, temperatur justru jauh lebih ekstrim yakni – 238º C pada kawah di kutub selatan dan – 248º C pada kawah di kutub utara. Bukan hanya temperatur yang ekstrim, siang dan malam di Bulan juga lebih lama dari Bumi. Butuh 13,5 hari untuk pergantian siang dan malam. Tidak ada musim di Bulan karena kemiringan sumbu rotasinya hanya 1,54º. Meskipun tidak ada musim, kemiringan sumbu rotasi tersebut membuat beberapa lokasi di Bulan tidak pernah mengalami siang. Artinya ada lokasi malam abadi di Bulan. Permukaan Bulan Permukaan Bulan. Kredit NASA Permukaan Bulan tidak mulus. Ketika masih muda, Bulan pernah mengalami tabrakan asteroid yang menghasilkan terbentuknya kawah di permukaan. Di Bulan, ada wilayah terang dan gelap. Wilayah terang merupakan dataran tinggi sedangkan yang gelap merupakan lautan yang diberi nama Maria atau Mare bentuk tunggal. Yang jelas tidak ada air dan ini bukan lautan seperti Bumi. Maria merupakan dataran basalt yang lebih rendah dari dataran tinggi Bulan. Wilayah Maria yang gelap terbentuk dari pembekuan banjir lava yang keluar dari retakan permukaan Bulan akibat tabrakan asteroid miliaran tahun lalu. Maria lebih gelap karena lava beku tersebut kaya dengan besi. Area Bulan yang tampak dari Bumi disebut sisi dekat sedang yang tidak pernah tampak disebut sisi jauh. Permukaan sisi dekat Bulan merupakan lapisan kaya kalsium dan batuan mirip batu granit. Di bawah lapisan ini ada selubung batuan yang kaya mineral serta inti besi. Bulan hampir tidak memiliki atmosfer. Hanya ada gas tipis yang menyelubungi pengiring Bumi tersebut. Akibat gravitasi yang hanya 1/6 gravitasi Bumi, Bulan tidak mampu mempertahankan atmosfernya tersebut. Akan tetapi, selubung gas tipis itu akan selalu diperbaharui dengan materi dari angin Matahari. Saat ini aktivitas geologi di Bulan sudah tidak terjadi lagi. Tanpa angin dan air, tidak ada erosi yang terjadi. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang terjadi pada permukaan selama 2 miliar tahun. Pasangan Bumi – Bulan Dulu ketika Bumi masih muda, ada benda sebesar Mars yang menabrak sehingga rotasi Bumi pun jadi lebih cepat, hanya 6 jam! Akibat tabrakan, terbentuklah Bulan di dekat Bumi. Ketika baru terbentuk, jarak Bulan jauh lebih dekat dibanding jaraknya sekarang. Bulan memang tampak mengelilingi Bumi. Akan tetapi, Bumi dan Bulan sebenarnya berputar mengelilingi barisenter atau titik kesetimbangan atau titik pusat massa di antara keduanya. Karena massa Bumi lebih besar dari Bulan, titik kesetimbangan Bumi dan Bulan masih berada dalam jejari Bumi. Dengan demikian, Bulan pun tampak mengelilingi Bumi. Berada dekat dengan Bumi tentu ada pengaruh gravitasi saat Bumi dan Bulan saling berinteraksi. Ketika Bumi berotasi, gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut pada lautan di Bumi. Efek pasang surut ini juga menyebabkan rotasi Bumi melambat, sehingga satu hari jadi lebih panjang. Ketika rotasi bumi melambat, Bulan pun menjauhi Bumi. Setiap tahun Bulan menjauhi Bumi sejauh 3,8 cm. Fase Bulan. Kredit langitselatan Bukan hanya itu. Bumi dan Bulan punya hubungan menarik lainnya. Bulan butuh 27,3 hari untuk mengelilingi Bumi. Akan tetapi, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari. Akibatnya, Bulan butuh 29,5 hari untuk kembali ke posisi yang sama di langit malam. Waktu 29,5 hari tersebut merupakan waktu yang dibutuhkan Bulan untuk menyelesaikan satu siklus fasenya. Fase Bulan yang dimaksud adalah perubahan bentuk Bulan jika dilihat dari Bumi. Tapi, bukan berarti Bulan mengubah bentuknya. Bulan tetap bundar dengan sisi dekat yang menerima cahaya Matahari sisi siang dan sisi jauh yang membelakangi Matahari sisi malam. Yang berbeda adalah sudut pandang pengamat di Bumi terhadap Bulan yang bergerak mengelilingi Bumi. Saat Bulan mengelilingi Bumi, ada kalanya Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Akibatnya sisi dekat yang berhadapan dengan Bumi tidak menerima cahaya Matahari, sedangkan sisi jauh yang menerima cahaya Matahari justru membelakangi pengamat. Fase ini disebut Bulan Baru, dan Bulan tidak tampak di malam hari. Ketika Bulan bergerak mengitari Bumi, porsi wajah Bulan yang menerima cahaya Matahari tetap sama, tapi sisi terang yang tampak oleh pengamat mengalami perubahan dan kita melihat sebagian sisi siang Bulan yang menerima dan memantulkan cahaya Matahari. Akibatnya kita melihat Bulan Setengah, Bulan Cembung, ataupun Bulan Sabit. Ketika Bulan berada bersebrangan dengan Matahari, maka sisi dekat Bulan yang berhadapan dengan pengamat di Bumi menerima dan memantulkan cahaya Matahari. Akibatnya Bulan tampak seperti lingkaran terang di langit malam. Fase ini kita sebut Purnama. Skema Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan. Kredit langitselatan Bulan Baru dan Bulan Purnama adalah saat dimana posisi Bumi, Bulan, dan Matahari sejajar. Ketika Bulan berada sejajar di antara Matahari dan Bumi, maka bisa terjadi gerhana Matahari karena Bulan menghalangi cahaya Matahari. Sementara itu, ketika Bumi berada di antara Bulan dan Matahari, justru Bumi yang menghalangi cahaya Matahari sehingga terjadi gerhana Bulan. Tapi, gerhana tidak terjadi setiap bulan karena perpotongan orbit Bumi dan Bulan memiliki kemiringan sebesar 5º. Meskipun tidak terjadi tiap Bulan, kita bisa mengalami empat sampai tujuh gerhana Matahari dan Bulan setiap tahunnya. Paling sedikit kita bisa mengamati 2 Gerhana Bulan dan 2 Gerhana Matahari. Artikel ini membahas tentang cerpen cerita pendek, meliputi unsur, ciri-ciri cerpen, struktur cerpen, dan contohnya. — Di antara bentuk karya cerita fiksi, kamu paling akrab sama jenis yang apa, sih, Brainies? Novel, kah? Puisi, pantun, atau cerpen? Salah satu karangan fiksi yang mudah sekali ditemui adalah cerpen. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Sesuai dengan namanya, membaca cerpen dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit atau jam saja. Beda, ya, konsepnya dengan membaca novel. Novel memuat cerita kompleks dan memiliki banyak tokoh serta latar cerita. Kompleksitas tersebut agak sulit jika dihabiskan hanya dalam satu atau dua jam. Sebaliknya, membaca cerpen dapat dilakukan dalam sekali duduk’. Misal, ketika menunggu kereta, bus, ojek online, atau ketika sedang mengantre. Ciri-Ciri Cerpen Secara garis besar, cerpen biasanya dituliskan dalam 4-15 halaman. Meski begitu, ada juga cerpen yang melebihi jumlah halaman tersebut. Jakob Sumardjo membagi tiga jenis cerpen berdasarkan jumlah halaman cerpen pendek dengan isi satu halaman cerpen 4-15 halaman cerpen panjang yang ditulis 20 hingga 30 halaman. Terdapat ciri-ciri cerpen yang membedakannya dengan jenis karya fiksi lain 1. Fokus pada suatu konflik atau masalah Cerpen hanya menceritakan satu fokus permasalahan atau ide. Tidak begitu mendetail, hanya menggambarkan satu ide pusat secara garis besar. Makanya, sering kali cerpen ditulis kurang lebih dalam saja. 2. Fokus pada satu tokoh Pusat cerpen tertuju pada tokoh utama pada suatu latar atau situasi cerita tertentu. Maka dari itu, tidak heran bahwa penggambaran tokoh dalam cerpen tidak begitu mendetail. 3. Bersifat fiktif Yha, sesuai dengan konsepnya, cerpen adalah bagian dari karya fiksi. Meski begitu, bukan berarti cerita yang dituliskan tidak benar adanya. Inspirasi menulis cerpen dapat diambil dari pengalaman penulis atau orang lain yang merupakan kegiatan sehari-hari. 4. Penggunaan bahasa sehari-hari Penulisan cerpen biasanya menggunakan bahasa yang digunakan sehari-hari atau nonformal. Nah, catat, nih. Berbeda dengan hikayat yang sering kali menggunakan metafora dan bahasa kuno. 5. Ada kesan dan pesan Cerpen biasanya meninggalkan pesan atau kesan tertentu untuk pembacanya. Penggambaran konflik di dalam cerpen umumnya mencakup awal konflik dengan sebab-akibat hingga resolusi atau pemecahan masalah. Dari sinilah, pembaca memahami pesan atau kesan yang dapat diambil dari suatu cerpen. Struktur Cerpen Brainies, catat beberapa struktur cerpen di bawah ini, ya. Jangan sampai tertukar dengan struktur karya fiksi lainnya, lho. 1. Abstrak Abstrak dalam cerpen adalah gambaran awal dari sebuah cerita. Struktur cerpen yang satu ini bersifat opsional, yang tidak selalu ada dalam cerpen, ya. Abstrak inilah yang nantinya dikembangkan menjadi sebuah cerita pendek. 2. Orientasi Hal-hal yang berkaitan dengan latar cerita, seperti tempat, suasana, dan waktu, semua itu masuk ke dalam struktur cerpen orientasi atau perkenalan. Di bagian ini, pengarang mengatur adegan dan menginformasikan hubungan antar tokoh. 3. Komplikasi Walau tidak memiliki tingkat kompleksitas serumit novel, cerpen juga mempunyai konfliknya sendiri, lho. Struktur cerpen komplikasi ini mencakup urutan kejadian atau permasalahan yang memiliki hubungan sebab akibat. Di tahap ini juga, biasanya penceritaan karakter dari tokoh semakin kuat digambarkan. 4. Evaluasi Evaluasi di dalam cerpen merupakan bagian yang menceritakan klimaks permasalahan dalam cerita. Dalam struktur ini juga mulai disebutkan penyelesaian masalah yang terjadi. 5. Resolusi Resolusi mencakup bagian yang menerangkan pemecahan masalah. Di sini, pembaca akan diberikan penjabaran cerita mengenai solusi yang diambil oleh tokoh. 6. Koda Amanat, pesan, atau pembelajaran, semua hal tersebut termasuk ke dalam koda. Pembaca akan diajak untuk mengambil hikmah dari cerpen tersebut. Baca juga Contoh Cerpen Berdasarkan Jenisnya, Wajib Paham! Unsur – unsur Cerpen Cerpen dibangun dari dua unsur, yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Unsur Intrinsik adalah unsur pembangun karya sastra yang ada di dalam karya sastra, meliputi tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Sedangkan unsur ekstrinsik cerpen adalah unsur pembangun yang ada di luar karya sastra, seperti latar belakang pengarang, latar belakang masyarakat, dan nilai-nilai kehidupan. Kita simak penjelasannya yuk 1. Tema Tema adalah gagasan utama yang disampaikan pengarang dalam cerpen. 2. Tokoh dan Penokohan Tokoh adalah pelaku dalam cerpen, sementara penokohan adalah penggambaran karakter tokoh dalam cerita. 3. Latar Latar merupakan gambaran tempat, waktu, dan suasana dalam cerpen. 4. Alur dan Plot Alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya cerita. Ada alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Nah, kalau plot itu merupakan peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat. 5. Sudut Pandang Sudut pandang adalah cara pengarang melihat berbagai macam kejadian dalam cerpen. Sudut pandang dalam cerpen serta novel biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga. 6. Amanat Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Misalnya, tentang pentingnya bekerja keras, tidak meremehkan orang lain, bersikap sopan, dan sebagainya. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa adalah pemakaian bahasa yang digunakan pengarang untuk bercerita. 8. Latar Belakang Pengarang Setiap pengarang memiliki latar belakang yang berbeda, sehingga memberi dampak terhadap karya yang dihasilkan. Misalnya cerpen Juru Masak karya Damhari Muhammad. Damhari merupakan penulis asal Sumatera Barat. Itu sebabnya, cerpen Juru Masak berlatar di daerah tersebut. 9. Latar Belakang Masyarakat Latar belakang masyarakat adalah tempat penulis berada, sehingga memengaruhi penulis dalam membuat karya. Biasanya berhubungan dengan nama tokoh dan adat istiadat yang berlaku. 10. Nilai Kehidupan Nilai kehidupan adalah nilai atau norma yang berlaku di masyarakat dan memengaruhi proses penciptaan sebuah cerpen. Ada nilai agama, nilai sosial, nilai budaya, dan nilai moral. Kebahasaan Cerpen Cerpen banyak menggunakan verba, konjungsi, kalimat tidak langsung, kalimat langsung, dan kata lampau. Cerpen memiliki ciri-ciri kebahasaan sebagai berikut 1. Mengandung kalimat bermakna lampau, seperti ketika, beberapa tahun lalu, telah terjadi, dan sebagainya. 2. Menyatakan urutan waktu dengan konjungsi kronologis, seperti sejak saat itu, mula-mula, kemudian, sebelum, lalu, dan sebagainya. 3. Menggunakan kata kerja verba yang mengandung tindakan, seperti melompat, melirik, membaca, serta kata kerja yang berhubungan dengan perasaan, seperti berharap, mencintai, atau menginginkan. 4. Menggunakan kalimat tak langsung seperti menanyakan, mengungkapkan, mengatakan bahwa, serta kalimat langsung berupa percakapan antar tokoh dengan tanda kutip. Baca juga Apa itu Novel? Kenalan dengan Ciri, Struktur, dan Kebahasaannya, Yuk! Contoh Cerpen Aku, Ibu, dan Putri Bulan Cerpen Eko Sugiarto Dimuat di SKH Kedaulatan Rakyat, 12 Juni 2011 Ibu, sampai detik ini tak juga aku bisa memahamimu. Tak juga tahu apa arti di balik setiap senyummu. Aku tak pernah bisa membedakan kapan saatnya kau bersedih dan kapan saatnya kau bahagia. Saat ayah meninggal, tak kulihat kau menitikkan air mata. Bahkan, kau masih sempat tersenyum saat teman temanku datang ke rumah, beberapa saat setelah ayah dimakamkan. Padahal, aku bisa merasakan betapa beratnya beban yang harus kaupikul setelah itu. Aku tak pernah bisa membayangkan bagaimana kau lalui semua ini. Sendiri, tanpa ayah. Saat aku menerima toga, engkau juga tersenyum. Padahal saat itu aku tak bisa membendung air mata. Entah air mata untuk siapa. Mungkin untuk ayah yang telah damai di sana, mungkin juga untuk ketegaranmu. Ketegaran seorang ibu yang telah mengantarkanku menjadi seorang sarjana. Kuharap belum terlambat untuk bisa memahami setiap senyumanmu. Senyum yang selalu mendamaikan hatiku. Ibu, izikan aku memahamimu. Malam dingin mencekat. Aku terpekur. Tak ada yang ingin aku kerjakan. Bahkan aku tak tergerak keluar rumah sekadar untuk menatap purnama tanggal lima belas yang sedang bulat penuh karena hanya akan mengingatkanku kepadamu, Ibu. Membuatku semakin ingin bermanja di pangkuanmu sembari mendengar dongeng tentang ksatria yang terbang menuju bulan dengan kuda terbangnya untuk menjemput sang putri yang ditawan makhluk jahat di bulan. Itulah kenapa selalu terlihat bercak hitam di bulan, meskipun saat purnama penuh sebab di bulan masih ada makhluk jahat bermuka hitam. Makhluk jahat berambut gimbal, panjang hampir menyentuh tanah. Makhluk jahat yang telah beberapa kali turun ke bumi untuk menculik gadis-gadis kecil yang nakal untuk dijadikan teman sang putri yang menjadi tawanannya. Begitu salah satu cerita yang pernah meluncur lancar dari bibirmu, Ibu. Saat aku masih jadi anak satu satunya. Saat aku belum pernah berpikir bahwa kelak akan lahir adik-adik yang membuatku cemburu karena aku harus berbagi kasih sayang yang kauberikan dengan mereka. Malam bertambah larut. Aku bertambah ngelangut. Ingin memajamkan mata, tak bisa. Wajah ibu menyergap mengisi seluruh ruang kenanganku. Muncul begitu tiba tiba di depan mata. Bahkan saat terpejam pun, wajah ibu seakan lekat di balik kelopak mata. Putri yang ditawan makhluk jahat di bulan. Dongeng yang selalu kuingat setiap kali memandang bulan yang sedang purnama penuh. Terlepas dari ada atau tidak, yang jelas aku terobsesi dengan dongeng itu. Kata ibu, putri yang ditawan di bulan itu begitu cantik. Dengan kecantikannya konon putri itu bisa meluluhkan setiap hati, termasuk hati makhluk jahat yang menawannya. Karena itulah makhluk jahat itu tak pernah menyentuh sang putri. Hanya memandangnya, cukuplah itu. Tak heran ketika itu aku sering berkhayal menjadi sang putri. ”Pasti senang jadi sang putri, ya Bu. Bisa leluasa menatap bumi.” ”Siapa bilang. Meskipun segala keperluannya dipenuhi, sang putri tetap ingin kembali ke bumi.” ”Lho, memangnya kenapa, Bu?” ”Sebab dia tak bisa hidup sendiri. Di bulan dia kesepian. Karena itulah sang pangeran berkali-kali berusaha menyelamatkan sang putri. Tapi selalu gagal. Entah sampai kapan sang putri akan menjadi tawanan.” Dongeng ini selalu diulang oleh ibu kepada adik adikku setiap kali bulan purnama tiba. Anehnya, setiap kali ibu mendongeng, aku pasti ikut mendengarkannya. Selalu saja ada hal baru yang ditambahkan ibu setiap kali mendongeng, meskipun inti dan jalan ceritanya tetap sama. Kebiasaan ikut mendengarkan dongeng itu terus berlanjut sampai akhirnya pada suatu malam, beberapa hari setelah meninggalnya ayah, ibu kembali mendongeng tentang putri yang ditawan makhluk jahat di bulan. Saat itu, adikku yang umurnya belum genap tiga tahun tiba tiba bertanya, ”Bu, berarti ayah sudah bisa bertemu dengan sang putri di bulan sana, ya. Berarti ayah sudah senang?” Karena tak sanggup menahan air mata, aku meninggalkan mereka. Tapi ibu masih setia melanjutkan dongengnya. Entah bagaimana caranya ibu bisa menyembunyikan kepedihan hatinya dari adik-adikku ketika itu. Menjelang tengah malam, ibu datang ke kamarku. Dia mengetuk pintu berkali-kali. Aku pura-pura memejamkan mata. ”Ibu tahu kau belum tidur. Ibu tahu apa yang kaurasakan. Adikmu benar. Ayahmu telah bahagia di sana. Kita hanya bisa mendoakannya,” tiba-tiba saja ibu sudah duduk di tepi ranjangku. Aku menghambur ke dada ibu. Terisak di pelukan ibu. ”Kau sekarang sudah dewasa. Apa kau tak ingin cari pendamping hidup?” Aku mengernyitkan kening. Sejak kepergian ayah, inilah kali pertama ibu menyinggung masalah pendamping hidup.. ”Bagaimana? Apa kau sudah punya pilihan?” tanya ibu sambil tersenyum. ”Pilihan?” Ibu mengangguk. ”Ya. Pilihan. Pilihan sebagai pendamping hidup? Sudah punya?” ”Bukankah Ibu saja sudah cukup sebagai pendamping hidupku?” ”Tidak, Nak. Ibu tak mungkin mendampingimu selamanya, juga adik-adikmu. Ibu telah tua. Ibu tak ingin kau kesepian.” Dadaku sesak tiba-tiba. Sebuah impitan begitu keras menekanku. Ah, Ibu. Berarti selama ini kau merasa kesepian. Kupikir keberadaanku di sisimu bisa sedikit mengobati kesepianmu semenjak kepergian ayah. Juga tawa ceria adik-adik. Ternyata aku salah. Malam kian larut. Sengaja aku tak keluar rumah. Bahkan sekadar untuk menatap purnama penuh tanggal lima belas yang selalu mengingatkanku kepada dongeng dongeng yang meluncur dari bibir ibu. Lembut dan menghanyutkanku ke alam mimpi…. — Itu dia, Brainies, serba serbi ciri-ciri cerpen hingga contohnya yang baru saja kamu baca. Semoga bisa menambah pengetahuan kamu, ya! Kalau ada pertanyaan, tulis di kolom komentar atau tanya langsung ke STAR Master Teacher di Brain Academy. Referensi Sugiarto, Eko. 2014. Mahir Menulis Cerpen Panduan bagi Pelajar. Yogyakarta Suaka Media. Masruroh, Ainun. 2021. Rambu-Rambu Menulis Cerpen. Yogyakarta Penerbit Anak Hebat Indonesia. Novel hingga saat ini masih menjadi salah satu karya dengan penggemar yang cukup tinggi di Indonesia. Salah satu penulis ternama yang rutin menelurkan karya-karya best seller berbentuk novel adalah Tere Liye. Beberapa sinopsis seperti sinopsis novel bintang juga rutin dicari masyarakat sejak peluncuran novel tersebut. Lihat Juga; Sinopsis Novel Matahari Tere Liye merupakan novelis kondang dengan lebih dari 50 judul novel ternama di Indonesia. Beberapa novel karya Tere Liye telah diangkat ke layar lebar dan membuktikan betapa apiknya karya yang dibuatnya. Meski tidak semua bukunya diangkat ke layar lebar, namun semua kalangan pembaca mengakui bahwa setiap karya Tere Liye memiliki kualitas super tinggi. Salah satu novel yang banyak menarik perhatian para penikmat novel adalah bintang. Bintang merupakan novel yang dirilis pada tahun 2017 dan merupakan buku ke 4 dari serial bumi yang pertama kali dirilis pada 2014. Bintang menjadi salah satu klan yang diceritakan dalam serial bumi dan menjadi klan yang dianggap paling misterius dibandingkan dengan klan lainnya. Setiap buku dalam serial bumi dinilai memiliki keseruannya masing-masing sehingga tidak heran jika buku ini masih banyak dicari hingga saat ini. Lihat Juga; Sinopsis Novel Bulan Resensi dan Sinopsis Novel Bintang Resensi dan Sinopsis Novel BintangSinopsis Novel Bintang LengkapResensi Novel BintangSebarkan iniPosting terkait Sinopsis hingga resensi novel karya novelis dengan nama asli Darwis ini masih banyak dicari oleh berbagai kalangan pembaca novel. Alasannya tentu sangat sederhana, masih banyak pembaca yang penasaran dengan beberapa buku dalam serial bumi. Adapun berikut ini sinopsis novel bintang yang banyak dicari. Sinopsis Novel Bintang Lengkap Novel bintang merupakan kelanjutan dari 3 buku sebelumnya yang telah menceritakan beberapa klan yaitu klan bulan, matahari, dan bumi. Novel ini masih memiliki 3 tokoh utama yaitu Raib, Seli, dan Ali. Ali menjadi tokoh yang menjadi pusat cerita pada novel bintang. Lihat Juga; Sinopsis Novel Bumi Ketiga karakter utama ini adalah sahabat dekat yang selalu saling menemani satu sama lain. Pada novel bintang, ketiganya merupakan murid SMA yang memiliki rahasia besar dalam kehidupannya. Dalam novel ini, Raib, Seli, dan Ali mengetahui bahwa Sekretaris Dewan Kota dari Klan Bintang hendak menghancurkan pasak bumi agar klan permukaan ikut musnah. Ketiganya kemudian berusaha keras agar rencana Sekretaris Dewan Kota ini bisa digagalkan. Dengan berbagai perhitungan dan analisa, akhirnya ketiganya memutuskan untuk mencari pasak bumi yang akan dihancurkan tersebut dengan tujuan agar bisa melindungi pasak bumi tersebut. Diantara banyaknya pasak bumi yang tersebar, Ali dengan kemampuan analisanya yang hebat telah menemukan 6 pasak bumi yang dinilai mampu menghancurkan klan permukaan jika ia musnah. Namun untuk bisa melindungi keenam pasak bumi tersebut, Raib, Seli, dan Ali harus mendatangi seluruh pasak bumi tersebut melalui lorong kuno yang ada di Klan Bintang. Untuk mewujudkan hal tersebut, mereka menyusun rencana perjalanan yang cukup berbahaya. Lihat Juga; Sinopsis Novel Dream Of The Red Chamber Bukan hanya berkutat dengan bahaya yang belum di ketahui di sepanjang perjalanan, Raib, Seli dan Ali juga harus siap menghadapi pasukan bintang yang ingin menangkap ketiganya. Selama petualangan ini, ketiganya juga dibantu oleh guru matematikanya yaitu Miss Selena serta para petarung dari klan bulan dan matahari. Petualangan ketiga sahabat ini dilakukan dengan menaiki ILY yang telah dibuat oleh Ali. Sayangnya selama perjalanan, mereka harus merelakan salah satu ILY rusak serta kehilangan beberapa pasukan. Tantangan demi tantangan dirasakan selama perjalanan ini, hingga pasak bumi inti yang menjadi target Sekretaris Dewan Kota klan bintang juga tidak dikenali selama petualangan tersebut terjadi. Setelah melakukan petualangan panjang dengan berbagai rintangan, ketiganya berhasil menghindarkan seluruh warga klan dari ancaman kemusnahan klan permukaan. Lihat Juga; Sinopsis Novel The Little Prince Seluruh petualangan seru yang dilewati juga membuat Ali menyadari kehadiran sarung tangan istimewa miliknya yang membuat kekuatannya semakin tinggi sama seperti kedua sahabatnya. Raib, Seli, dan Ali juga menyempatkan diri untuk kembali ke klan bintang hingga melakukan petualangan kembali disana. Niat ketiganya untuk menyelamatkan Miss Selena setelah kembali dari klan bintang justru disambut dengan amarah Miss Selena. Apa yang terjadi ? temukan jawabannya di novel bintang. Resensi Novel Bintang Meski merupakan serial novel fiksi, namun serial bumi yang memiliki 11 buku ini menjadi favorit para penikmat novel dari berbagai usia. Suguhan cerita unik dan menarik menjadi poin utama yang membuat banyak orang menyukai novel ini. Lihat Juga; Sinopsis Novel Harry Potter and the Sorcerer’s Stone Tentu sangat direkomendasikan untuk membaca serial ini dari buku pertamanya yaitu bumi. Namun jika Anda terlalu penasaran dengan novel ke 4 yaitu bintang, Anda juga bisa langsung membaca novel ke empat ini. Meski hanya membaca novel bintang saja, namun Anda juga akan menemukan keseruan dari petualangan ketiga sahabat ini. Seperti dipaparkan di awal, novel bintang menjadikan Ali sebagai tokoh utama yang memiliki peran besar sepanjang cerita. Melalui novel ini akan diceritakan betapa cendasnya Ali melalui berbagai analisanya serta proses hingga Ali akhirnya menemukan kekuatan baru yang dimilikinya. Bagi para penggemar novel fantasi, novel ini tentu akan membuat daya khayal Anda semakin kuat. Meski memiliki genre fantasi, namun novel bintang karya Tere Liye ini tetap memiliki value yang patut diperhatikan. Berbagai nilai manfaat seperti pentingnya sebuah persahabatan, kerjasama, dan strategi dalam menyelesaikan rintangan menjadi value yang paling menonjol dari novel ini. Lihat Juga; Sinopsis Novel The Hobbit Menyuguhkan novel fantasi hingga 11 buku, tentu Tere Liye membuat setiap bukunya tampil dengan alur yang apik dan seru. Novel bintang berisi 392 halaman yang akan membawa para pembacanya merasakan berbagai pengalaman petualangan yang seru. Penokohan dari setiap karakter dalam novel ini dikemas secara apik sehingga membuat setiap karakter mampu tampil dengan maksimal. Para pembaca juga dinilai akan merasakan setiap emosi dari karakter dengan maksimal selama membaca novel ini. Kisah petualangan di dunia parallel memang selalu menarik untuk disimak. Berbagai kejadian ajaib yang tidak ada di dunia nyata memberikan keseruan tersendiri bagi para pembacanya. Hal ini juga lebih terasa jika alur cerita dalam novel memang menarik. Lihat Juga; Sinopsis novel Sang Pemimpi Tere Liye yang selalu berhasil menyuguhkan berbagai genre cerita melalui novel-novel tulisannya membuat para pembaca merasa yakin bahwa novel bintang juga akan memberikan berbagai pengalaman seru bagi para pembacanya. Hingga saat ini, seluruh seri novel dari serial bumi menjadi novel fantasi yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Cerita-cerita petualangan yang disuguhkan dinilai ditampilkan dengan apik dan membuat para pembaca ikut merasakan keseruan dari petualangan tersebut. Bukan hanya itu, para pembaca juga dibuat penasaran dengan makhluk apa saja yang akan ditemui para karakter dalam cerita hingga kejadian menakjubkan dan menegangkan apa lagi yang akan dialami oleh para tokoh. Kehadiran sinopsis novel bintang nyatanya memberikan gambaran pada para pembaca novel yang penasaran dengan novel ini. Setelah menyimak sinopsis yang beredar, penggemar novel bintang terus meningkat dari hari ke hari. Lihat Juga; Sinopsis Novel Padang Bulan Adik-adik tahu tidak Bintang Kutub yang dijadikan para nelayan sebagai penentu arah? Pada malam hari ini kakak akan bercerita mengenai cerita pendek tentang Bintang Kutub yang menjadi Bintang penentu arah para Nelayan. Cerita dongeng pendek ini berasal dari India, dan merupakan kumpulan cerita rakyat pendek Dunia terbaik yang kakak miliki. Selamat membaca. Cerita Pendek Tentang Bintang Kutub dari India Pada zaman dahulu, di India, ada seorang anak bernama Dhruva. Ia tinggal di tengah hutan bersama ibunya. Sebenarnya, Dhruva adalah seorang putra mahkota. lbu Dhruva bernama Ratu Suniti dan ayahnya bernama Raja Uttanapada. Seharusnya Dhruva dan ibunya tinggal di dalam istana. Tapi, karena kedengkian seorang selir, Dhruva dan ibunya diusir dari istana. Setiap hari, Dhruva menanyakan tentang ayahnya. Ia sangat ingin memiliki seorang ayah dan ingin bertemu dengannya. Ratu Suniti pun menghiburnya, “Anakku, ada seorang ayah yang paling baik di dunia. Suatu hari nanti, kau akan bertemu dengan- nya,” kata Ratu Suniti. “Siapa dia, Bu?” tanya Dhruva. “Dia adalah Dewa Wishnu,” jawab Ratu Suniti. “Kapan saya bisa bertemu dengannya, Ibu?” tanya Dhruva kembali. “Nanti, kalau kau sudah dewasa dan menjadi orang yang bijaksana,” sahut sang ratu. Dhruva termenung. Ia benar-benar merindukan seorang ayah. “Saya tidak mau menunggu sampai jadi dewasa dan bijaksana, Ibu. Saya ingin bertemu dengan Dewa Wishnu sekarang,” kata Dhruva kemudian. Ratu Suniti mengetahui betapa kuatnya keinginan Dhruva. Lalu, ia berkata, “Baiklah, anakku. Kalau kau memang ingin bertemu Dewa Wishnu, pergilah! Tapi ingat, segera kembali ke sini begitu keinginanmu berkurang walau cuma sedikit.” Esoknya, Dhruva pergi mencari Dewa Wishnu. Ia melangkah makin jauh masuk ke dalam hutan. Pada suatu malam, Dhruva membaringkan tubuhnya di bawah sebuah pohon besar. Tiba-tiba, Dewa Narada muncul di depan Dhruva. “Anak kecil, sedang apa malam-malam berada di tengah hutan?” tanya Dewa Narada. Lalu, Dhruva menceritakan keinginannya untuk bertemu Dewa Wishnu. Narada mengangguk-angguk begitu cerita Dhruva selesai. “Kalau begitu, ikutlah denganku!” kata Dewa Narada kemudian. Sejak saat itu, Dhruva mengikuti Narada. Narada mengajari Dhruva berdoa dan bertapa. Dhruva sangat tekun belajar bertapa. Ia duduk tak bergerak di atas batu dan memusatkan pikiran pada satu hal, yaitu Dewa Wishnu. Suatu hari, terdengarlah suara, “Anakku, aku ada di sini.” Dhruva membuka matanya. Di depan Dhruva, berdirilah seorang laki-laki. Cahaya kemilau menyelimuti tubuh laki-laki itu. Laki-laki itu adalah Dewa Wishnu. Dhruva pun sangat gembira. “Anakku. Kau sudah melakukan segala hal agar bisa bertemu denganku. Nah, sekarang apa yang kau inginkan setelah bertemu denganku?” kata Dewa Wishnu. “Dewa, saya sangat merindukan seorang ayah. Ibu saya berkata bahwa Dewa Wishnu adalah ayah yang terbaik di dunia ini,” jawab Dhruva. “Selain itu, saya ingin Ibu saya kembali ke istana. Saya ingin ibu saya bahagia, Dewa,” kata Dhruva. “Baiklah. Ibumu akan kembali ke istana dan kau akan selalu dekat denganku,” sahut Dewa Wishnu. Lalu, Dewa Wishnu mengubah Dhruva menjadi bintang kutub yang sangat terang dan meletakkan- nya di langit. Beberapa saat setelah Dhruva menjadi bintang kutub, datanglah utusan istana untuk menjemput Ratu Suniti, ibu Dhruva. Raja Uttanapada suami Ratu Suniti sudah mengetahui kedengkian Suruchi, selirnya. Ratu Suniti pun kembali ke istana. Bila malam tiba, Ratu Suniti selalu menyempatkan diri untuk melambaikan tangan ke arah bintang kutub, yang kemudian diketahuinya merupakan penjelmaan dari Dhruva. Dhruva pun membalas Iambaian tangan itu dengan kerlipan cahaya yang indah. Bintang kutub itu tak pernah berpindah. Bintang kutub itu ada sepanjang tahun, sebagai Iambang keinginan yang begitu kuat, yaitu keinginan Dhruva bertemu dengan Dewa Wishnu. Kini, bintang itu dijadikan penentu arah oleh para nelayan agar tidak tersesat. Pesan Moral dari Cerita Pendek Tentang Bintang Kutub dari India adalah jadilahh anak yang baik. Berdoalah kepada Tuhan utuk mendapatkan keinginanmu. Jika memang Tuhan belum mengabulkan doamu, kamu harus sabar dan terus berusaha. Temukan contoh cerita pendek anak terbaik dari seluruh dunia di blog ini. Terima kasih telah berkunjung. Jakarta - Kamu pernah membaca cerita pendek? Cerita pendek atau cerpen biasa dijadikan contoh soal cerita dalam ujian Bahasa Indonesia. Cerita pendek juga bisa kamu baca sebagai hiburan di waktu pendek menceritakan kisah tokoh utama secara ringkas. Kisah ini umumnya hanya memiliki satu konflik dan resolusi di akhir. Untuk semakin memperdalam wawasan seputar cerita pendek, berikut ulasan pengertian, ciri-ciri, struktur, hingga contohnya dalam suatu karya Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia kelas 11 oleh Sumiati, cerita pendek merupakan cerita atau kisah alur hidup manusia dalam bentuk tulisan yang ringkas dan halnya, Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI mendefinisikan cerita pendek sebagai sastra kisahan pendek atau kurang dari 10 ribu kata yang memberikan kesan tunggal yang dominan. Dalam artian, memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu pendek biasa disebut dengan prosa atau karangan fiksi. Hal ini karena cerita pendek berbentuk fiksi, yaitu tidak benar-benar terjadi di dunia nyata. Pengisahan cerita berfokus pada sebatas satu permasalahan atau konflik Ciri-ciri Cerita PendekAda beberapa ciri-ciri cerita pendek yang membedakannya dengan karya tulis lain. Ciri-ciri cerita pendek antara lainMemiliki jumlah kata tidak lebih dari 10 ribu kataProporsi penulisan yang lebih singkat dibandingkan dengan novelUmumnya mempunyai isi cerita yang menggambarkan kehidupan sehari-hariTidak mencerminkan semua kisah tokohnyaTokoh yang diceritakan mengalami sebuah konflik sampai pada tahap penyelesaiannyaPemilihan kata sederhanaBersifat FiktifMenceritakan satu kejadian saja dan menggunakan alur cerita tunggal dan lurusTidak membutuhkan waktu yang lama untuk membacanyaMemberikan pesan dan kesan yang mendalam sehingga pembaca akan ikut merasakan kesan dari cerita tersebutC. Struktur Cerita PendekMenurut Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, struktur cerita pendek terdiri dari 3 bagian. Ketiganya adalah orientasi, komplikasi, dan berisi berisi pengenalan latar cerita, yaitu waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita merupakan urutan kejadian dalam cerita pendek. Setiap kejadian akan berhubungan dengan sebab akibat. Kejadian ini akan memunculkan konflik. Pada akhirnya, konflik akan mengarah pada klimaks, yaitu saat sebuah konflik mencapai tingkat intensitas resolusi, pengarang akan menceritakan penyelesaian dari konflik yang dialami Contoh Cerita PendekTragisKarya SumiatiAir matanya mengering, raut mukanya lembab, dadanya pun tampak semakin sesak oleh beban hidupnya. Sama seperti hari-hari kemarin, selalu saja tidak bisa akur dengan suami. Hidup yang dia jalani, seperempat abad lamanya, tidak membuat pasangan kian awal pernikahan ada satu sikap yang sangat dia dambakan yang tidak dimiliki oleh suaminya, yaitu romantis. Dalam satu rasa ini dia harus rela melewatinya, demi kelanggengan mahligai rumah tangganya."Mba apa sikapku masih seperti dulu?" Sapa Hana ketika kita baru bertemu setelah lima belas tahun lamanya tidak bertemu."Ya mba tidak ada yang berubah, semua tetep seperti dulu. Kecuali,...." Sambung sahabatnya membuat penasaran Hana." Apa Mba?" Tanyanya nggak sabar."Bodi kita, ya saya dan Mba Hana sekarang gemuk." Jawabku pun tertawa berdua, membenarkan ucapanku. Setelah itu kami pun mengucapkan kata perpisahan sejenak lantaran akan mandi untuk pembukaan workshop dari kementerian sore hari bersama rasanya kurang untuk menceritakan kenangan yang telah terajut, mulai dari mengenang masa-masa kami kuliah sampai pada cerita keluarga, karier dan segala kenangan yang pernah ada di antara kita. Waktu itu kebetulan kami tidak sekamar, namun sering kita ketemuan, pada saat-saat istirahat kegiatan menyapa kami memang sama, yaitu Mba. Mba Hana panggil saya 'Mba' karena usia saya lebih tua, namun saya panggil Mba Hana dengan sebutan 'Mba', karena Mba Hana adalah kakak kelas saya di kampus. Entah pertemuan ke berapa pada kegiatan workshop kali ini, Mba Hana tampak riang, namun sebagai sahabat yang telah lama bersama, saya tidak bisa dikibuli, ada rasa yang tersimpan. Dan memang benar tebakanku, ketika saya bertandang ke kamarnya."Mba....." begitu dia mengawali setelah kita menyeruput teh yang sengaja Mba Hana buat untuk kami berdua di kamarnya."Apa salah kalau batinku protes perjuangkan keromantisan diantara kami." Lanjutnya, sementara saya tetap menjadi pendengar HP Mba Hana memaksa kami menjeda percakapan, dan segera Mba Hana mengangkat HPnya. Samar-samar saya dengar ada suara laki-laki dari balik HP tersebut. Wajah sumringah terpancar ketika dia menerima panggilan di lama sekali berlangsung panggilan itu, tidak ingin saya mengganggu dan mendengarkan percakapan mereka lebih lanjut, sehingga dengan isyarat saya berpamitan untuk ke kamar yang letaknya hanya dua kamar setelah kamar Mba Hana. Dan saya pun pergi setelah ada isyarat ini sesi telah berakhir, kami sempatkan bertemu kembali di lobi hotel. Sengaja kami memilih di sofa warna lembut, agak terpisah dari sofa-sofa lain karena letaknya di tiga kelopak bunga mawar kecil yang terpasang di meja persis di hadapan kami menghampiri dengan lembut."Mba kemarin asyik banget berteleponnya. Dari suami ya," tanyaku kepo mengawali pembicaraan."Bukan Mba, itu yang telepon tadi adalah teman. Namanya Pak Bagus, beliau satu sekolah, wakasek humas di sekolah. Ada masalah sedikit di sekolah jadi dia telepon," jawab Mba Hana, sang kepala sekolah di tempat Pak Bagus mengajar."Halah... masalah apa masalah," lanjutku mengorek."Sebenarnya bukan sekadar masalah sekolah, tapi masalah hati," Mba Hana akhirnya mengaku."Tuh... betul kan perasaanku, makanya sengaja saya tinggalkan tadi karena saya tidak ingin sejak kenal dengan Pak Bagus, Mba Hana merasa ada teman. Karena Pak Bagus adalah sosok idola yang Mba Hana idam-idamkan. Pak Bagus dan Mba Hana mereka membungkus pertemanan dengan sangat rapi, sehingga semua guru-guru di sekolah tersebut tidak mengetahui kalau antara kepala sekolah dengan wakasek humas teman dekat. Semua komunikasi yang kasat mata tampak profesional, sebagai layaknya antara kepala sekolah dengan wakaseknya. Semua tampak biasa saja di depan umum."Mba, Pak Bagus mengerti aku, beliau perhatian, memang sering saya curhat sama dia. Apa salah Mba? Aku masih butuh teman yang mengerti. Memang beliau juga sudah punya istri. Lega rasanya kalau saya menumpahkan beban sama beliau," lanjut Mba Hana dengan bangga."Memang tidak ada tempat curhat lain? Suami Mba Hana, misalnya," sambungku dengan setengah tidak setuju dengan tingkahnya."Mba, sejak berumah tangga, komunikasi kami hambar. Komunikasi simbolisme, aku menyebutnya. Komunikasi yang tidak pernah lebih dari dua atau tiga kata, sebatas menanyakan keadaan anak-anak, misalnya. Itu semua aku adalah sosok yang sangat berharga bagi pengembangan karierku. Tapi semenjak saya jadi kepala sekolah, beberapa bulan setelah itu, suami pensiun, komunikasi kami semakin susah. Tanpa alasan suami selalu menghindar." Mba Hana mulai menjelaskan dengan wajah sedih, dan terlihat air matanya menetes."Mba aku bukan patung yang tidak perlu sentuhan atau sapaan. Tanpa masalah, tanpa alasan suamiku meminta izin untuk pergi... pergi entah ke mana. Katanya akan mengaji ke pondok pesantren. Suami macam mana yang akan meninggalkan saya tetap bertahan. Hanya cara berkomunikasi dengan Pak Bagus, sebagai tempat pelampiasan," lanjut Mba Hana dengan wajah masih menjadi pendengar, meski mataku semakin tidak kompromi. Maklum jam sudah menunjukkan pukul WIB. Saya masih menampung tumpahan beban sahabatku. Hingga dia cerita kalau mereka sudah lama tidur sendiri, karena suami tidak mau tidak pernah bertengkar, rumah tangga berjalan apa adanya. Tapi ada rasa yang tak terbalaskan, ada rasa yang tak terbuktikan, Mba Hana ingin keromantisan. Ya meski ia dapatkan dari yang dia sadar itu dosa. Sesuatu yang tidak selayaknya terjadi, mestinya. Hingga pada hari terakhir, kami bulan setelah pertemuan di kegiatan workshop saya pulang kampung halaman untuk berlebaran. Kampung saya dengan Mba Hana memang tayangan televisi lokal saya mendengar berita kalau seorang suami bunuh diri. Dari alamat yang diberitakan saya kenal betul kalau itu adalah alamat Mba Hana. Suami Mba Hana memilih dengan cara sepihak mengakhiri hidupnya. Tragis. Innalillahi wa innailaihi pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contoh dari cerita pendek. Semoga mudah dipahami ya, detikers! Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] rah/rah

siapa tokoh utama pada cerita pendek antara bulan dan bintang